
|
Tokoh
Ludwig Erhard
Erhard sempat terjun berperang dalam perang dunia I, pulang dengan membawa luka yang cukup parah, yang membuatnya memutuskan untuk meneruskan kuliahnya di bidang ekonomi dan sosiologi, yang ditekuninya hingga meraih doctor pada tahun 1925. Dari tahun 1928 hingga tahun 1942 ia bekerja pada sebuah lembaga yang melakukan survey pasar di Nuremberg, dimana ia kemudian membangun sebuah institusi yang danai oleh industri swasta.
William Leggett
Belum lama ini Friedrich Naumann Stiftung-Malaysia menterjemahkan beberapa bacaan liberal, yang merupakan terjemahan beberapa pandangan pemikir liberal kedalam bahasa Melayu. Tulisan-tulisan ini tersedia di situs FNS Malaysia, namun tak ada salahnya pula jika Kedai Kebebasan menyajikan ulang disini. Pada kali ini kembali Kedai Kebebasan menyajikan tulisan mengenai seorang penulis liberal Amerika Serikat bernama William Leggett.
Wilhelm von Humboldt (1767-1835)
Belum lama ini Friedrich Naumann Stiftung-Malaysia menterjemahkan beberapa bacaan liberal, yang merupakan terjemahan beberapa pandangan pemikir liberal kedalam bahasa Melayu. Tulisan-tulisan ini tersedia di situs FNS Malaysia, namun tak ada salahnya pula jika Kedai Kebebasan menyajikan ulang disini. Pada kali ini kembali Kedai Kebebasan menyajikan tulisan mengenai seorang pemikir liberal Prussia bernama Wilhelm von Humboldt.
Robert Nozick: Utopia
Belum lama ini Friedrich Naumann Stiftung-Malaysia menterjemahkan beberapa bacaan liberal, yang merupakan terjemahan beberapa pandangan pemikir liberal kedalam bahasa Melayu. Tulisan-tulisan ini tersedia di situs FNS Malaysia, namun tak ada salahnya pula jika Kedai Kebebasan menyajikan ulang disini. Pada kali ini kembali Kedai Kebebasan menyajikan tulisan mengenai Robert Nozick, seorang pemikir liberal Amerika Serikat.
Jose Ortega y Gasset: Ancaman Gerakan Rakyat Massa
Jose Ortega y Gasset (1883-1955), adalah salah seorang pemikir liberal termasyhur dari Spanyol, yang secara sukarela telah menyerahkan kedudukannya dalam bidang falsafah di Universiti Madrid untuk meninggalkan Spanyol setelah perang saudara berkecamuk di negara tersebut. Bukunya, La Rebelion de Las Massas (Pemberontakan Rakyat), yang muncul pada tahun 1930 memberi pesan yang cukup berkesan tentang ancaman terhadap kebebasan oleh gerakan rakyat massa yang totalitarian.
Daftar Arsip »
|
| |