Edisi Forum Freedom pagi hari ini, 22 Mei 2006, menandai satu tahun perjalanan program radio yang dikelola oleh Freedom Institute dan disiarkan secara nasional oleh Kantor Berita Radio (KBR) 68H, yang membahas berbagai persoalan ekonomi, politik, budaya, dan sosial, dari sudut pandang liberal. Program radio yang didukung oleh Friedrich Naumann Stiftung Indonesia ini ditujukan sebagai sebuah pendidikan dan penguatan pemahaman mengenai hak-hak yang dimiliki oleh setiap individu, baik dalam bidang politik maupun ekonomi, tanggung-jawab individu, keadilan sosial, penegakan hukum, kebebasan, globalisasi, dan sebagainya.
Berbagai pemikir politik, ekonomi, sosial, dan budaya dilibatkan dalam dialog yang dilakukan setiap Senin pagi selama 30 menit, mulai pukul 08.30 hingga 09.00 WIB ini. Diantaranya adalah Dr. Chatib Basri (LPEM - FEUI), Dr. Rizal Mallarangeng (Freedom Institute), Ulil Absar Abdallah (JIL), Nirwan Dewanto (Komunitas Utan Kayu), Dr. Arianto Patunru (LPEM-FEUI), Ari Perdana (CSIS), Bivitri (PSHK-UI), Syafii Anwar, Romo Magnis Suseno, Dr. Anis Baswedan (Indonesian Institute), dan lainnya.
Kedai Kebebasan menyarankan bagi pembaca yang tertarik untuk mendapatkan copy rekaman siaran terdahulu atau transkripnya dapat mengakses website Freedom Institute, www.freedom-institute.org atau menghubungi kantor mereka di Jl. Irian No. 8, Menteng, Jakarta Pusat.
(thamrin)
![]() | Versi Cetak | ![]() | Kirim ke Teman | ![]() | Nilai Artikel Ini: | ![]() ![]() ![]() ![]() Rating saat ini: 4 dari 5 |

Kamis, September 09 2010 







